rasanya jatuh cinta

October 30, 2008

aku terperangkap di hutan seberang pantai, hutan yang penuh dengan pohon pinus, sebut saja seperti itu..saat itu di tahun 70-an, sedang musim gugur. daun – daun mulai berterbangan diterpa angin. angkasa raya sedang berwarna orange cerah dan terkesan seolah senja telah berlangsung cukup lama di tempat itu. dimana lagi keindahan yang jarang kutemukan selain di hutan pinus ini. aku terduduk dan tersenyum saat membaca surat cinta sambil memandangi teman2ku, dua ekor kelinci yang imut2 sedang berkejar-an satu dengan yang lainnya. bukan mengada-ada tentang keindahan ini. walau emang kenyataan sebenarnya malem itu aku sedang duduk jongkok di dalam wc rumah, dengan pencahayaan lampu bolam warna kuning, dan menatap 2 ekor coro yang arah geraknya ga tentu arah…

itulah jatuh cinta, semua terasa indah. emosi kita meningkat. udah pernah utang duit segopok jadi bisa lupa. bahkan mendengar wanita pujaan sedang bersendawa-pun seolah-olah dia bak bidadari yang sedang melantunkan nyanyian surgawiiii… orang kalau jatuh cinta emang kadang bisa bener2 buta

tapi, aku bersyukur atas itu.

7 Responses to “rasanya jatuh cinta”


  1. Wedyan.. thuk gathuk thuk gathuk..
    tur tetep wae nggerus.. hahahahaha

  2. Wim Permana Says:

    Wow, sebuah aksi blog walking yang sangat menawan oleh kamu wik. Saluto…..

  3. alva.hendi Says:

    he2, lagi2 ini contoh betapa tipisnya batas antara kreatif & kurang kerjaan.. :D

    tapi tetap menarik.. ditunggu seri berikutnya wik.. :D

  4. mutje Says:

    nice article bro, sikat bro…. lontong sate bisa jadi kayak bongkahan emas batang brooooo

  5. ferdi Says:

    jambuuuu!!!!
    aku diunekke coro…

  6. lia Says:

    wakakkakakak,
    kisah cinta yang aneh, emang sendawanya cewek kayak suaranya bidadari….
    sungguh aneh……


Leave a Reply