kapok
May 16, 2009
kapok ataupun jera pasti selalu muncul setelah sekian lama anda telah berulang ulang melakukan hal yang sama dan kemudian berakhir dengan sebuah kegagalan lagi. anda mungkin bisa saja menghibur diri anda dengan perkataan yang sedikit melegakan dan menghibur diri sendiri dengan beranggapan secara sepihak atau berpihak2 bahwa aktivitas anda memang sedang di uji dan belum ter-restu-i pada saat itu, meskipun begitu anda tetaplah gagal!. kemudian anda mendatangi para motivator, solusitor, konseptor, atau bahkan sedot wc-ter. hanya untuk menambah kwantitas terhadap keberpihak-an kepada anda atas kegagalan yang anda terima itu.
saya tidak bersenang – senang atas ke-kapok-an seseorang lho, sumpah mati! saya hanya ingin berbagi kepada anda, untuk tidak menemukan kata kapok dalam kamus kehidupan anda, mari saya bantu menggurui anda. begini langkahnya apabila anda tidak ingin menjadi kapok atas kegiatan yang anda lakukan:
1. fokuskan tujuan anda dulu. sejak awal anda harus paham, tujuan yang ingin anda tempuh, medan yang akan anda lalui, perbekalan dan persiapan yang anda miliki, serta musuh yang akan anda hadapi *ndak menutup kemungkinan musuh terbesar anda adalah diri anda sendiri.
2. siap kan PLAN B. bila anda memiliki rencana A, pastikan anda memiliki rencana alternatif, tapi sebaiknya anda sudah tahu dari awal, kedua rencana itu adalah dua strategi yang bertujuan pada hasil akhir yang sama.
3. belajar menghargai proses. terkadang anda masih suka dibutakan oleh hasil, bukan pada proses yang telah anda tempuh, contoh kasus: anda pingin nyolong mangga, sudah berulang – ulang anda manjat pohon mangga, tapi karena terbentur oleh masalah, anda tidak berhasil nyolong. titik! nah, bila anda menghargai sebuah proses, anda seharusnya menyadari bahwa diri anda sudah memiliki keahlian manjat pohon selama berproses itu. selamat! semoga anda tidak bodoh untuk mengimplementasikan keahlian manjat pohon yang anda miliki itu untuk memanjat pohon pisang, karena nyolong pisang adalah kebiasaan monyet. dan anda pasti tidak ingin saya sebut monyet.
4. ngaca. ini penting nih! berkacalah sebelum berangkat. jadi ya nek anda tahu diri anda itu siapa, ya putuskan lah kegiatan macam apa yang seharusnya anda hindari dan anda lakukan.
5. jangan gampang mutung. karena apabila anda mutung/ngambek/njelehi/marah2sendiri/stressendiri atas kegiatan anda berarti anda menunjukan titik lemah anda, dan seketika itu anda sudah terjun kedalam jurang kekapokan.
perlu anda ingat, tingkat ke-gengsi-an anda itu berpengaruh besar dalam tingkat ke-kapok-an anda juga. jadi begini, apabila anda punya gengsi yang gede, anda sudah pasti akan memiliki rasa kapok. dan apabila gengsi anda kecil, anda sudah pasti akan memiliki nya juga. nah lo.. sapa juga yang bilang saya orangnya ga kapok-an. hihihi…




