mata

May 24, 2009

betapa dasyat sebuah mata dapat merekam, dapat mengejawantahkan, dapat memberikan sebuah persepsi, serta dapat menjadi sebuah senjata ataupun sebuah bumerang kepada siapa yang mempergunakannya. aku jadi inget sebuah penelitian yang mempergunakan monyet sebagai objek penelitian tersebut. yang mereka lakukan adalah pertama-tama mereka membesarkan bayi monyet betina dalam sebuah bangunan yang terisolir rapat di tengah sebuah kota besar, setelah bayi monyet itu tumbuh dan berkembang selayaknya monyet dewasa, lalu para peneliti itu membandingkan dengan monyet jantan yang di tangkap langsung dari hutan.
nah, saat kedua monyet itu dipertemukan satu sama lain, si jantan ini langsung horny ngeliat si betina, tapi si betina ga horny sama sekali, hihihihi.. bukan disini sebenarnya yang pengen aku titik beratkan, namun ketika mereka berdua diperlihatkan dengan sebuah ular sanca yang besar, sang jantan langsung teriak teriak ketakuan, sedangkan si betina tidak menunjukan respon ketakuan sama sekali, malah sang betina mengelus – elus ular itu seraya sebuah mainan =.=” cape deh.
selalu bijak-lah dalam mengambil keputusan dalam hidupmu, karena ada mata-mata yang hidup dekat dengan kalian, beda mata beda persepsi..
*aku sih paham, ada persepsi bermacam – macam saat semua manusia termasuk kamu melihat aku, melihat penulisanku, melihat cara bicaraku, bahkan melihatku dari mata teman kalian*
happy blogwalking guys..

bukan pada mata, tapi sebenarnya terletak pada objek yang dilihat.. bukan begitu pak kiai??