Hey, ambil kesempatan itu!
June 10, 2009
akhirnya aku sudah membuat keputusan, setelah dapet beberapa masukan dan motivasi dari berbagai pihak tentang rencana studi s2 ku. akhirnya aku memutuskan untuk mengambil kesempatan belajar ini, dengan tidak mengurangi nilai dari kualitas sebuah pelayanan atas usaha yang aku rintis ini.
hm. sedikit bisa menepis keraguan yang dulu membelengguku, dan sedikit bisa bernafas lega setelah hampir sebulan didera perasaan bingung.
aku hanya ingin berbagi sebuah pengalaman kepada seluruh temen2 yang lagi pada blogwalking-an disini. tentang bagaimana menyikapi sebuah kebingungan akan pengambilan suatu keputusan.
begini,
- jadi dalam meminta sebuah pertimbangan terhadap seseorang sebaiknya terlebih dahulu melihat latarbelakang orang tersebut. ct kasus sebuah pendidikan, jangan pernah meminta masukan terhadap orang yang skeptis dengan dunia akademia. dengan kata lain, sudah jelas orang – orang tersebut sakit hati terhadap akademia, pasti literatur dan tanggapan nya lebih condong pada sisi negatif daripada sisi positif terhadap sebuah wacana – wacana akamedia.
- mintalah masukan yang bersifat counter atau melawan atas keputusan – keputusan yang akan anda ambil. ini berguna untuk sebuah tolak ukur seberapa kuat anda benar – benar menginginkannya. namun point diatas harus anda lalui terlebih dahulu.
- lihat sisi positif, dan optimis. jangan terlalu pesimis akan sebuah akhir yang belum pernah anda alami.
- perdekatkan diri anda kepadaNya.
- pergunakan kata – kata “kesempatan” karena beda waktu beda kesempatan.
begitu,
- anda perlu memperbanyak faktor pendorong, ambil saja orang tua, orang terdekat, dan calon pasangan anda.
- anda perlu melihat dari sudut pandang terjelek, bahwa tidak semua orang diberikan kesempatan sama seperti anda
- anda setidaknya sudah memiliki sebuah niat baik, anggap saja baik apabila anda merasa baik.
- anda sebaiknya jangan terlalu pusing sendiri akan arah sebuah perencanaan, karena ada yang telah merencanakan akan kemana langkah hidup anda.
dan akhirnya, sekarang pilihan ada ditangan anda, bahwa anda bisa seperti sekarang ini bukan berarti anda tidak memilih, anda pasti tanpa sadar sudah memilih, dan keputusan itu tidak menjadikan anda sesal dikemudian hari bukan? karena anda bertanggung jawab atas pilihan anda itu sendiri. semoga ilmu yang sedikit ini menjadikan anda tetap tegar walau dalam pengambilan keputusan yang pernah anda jalani kurang sesuai dengan harapan harapan yang anda dambakan sebelumnya. karena sesungguhnya hakikat manusia hanya bisa merencanakan dan Dia yang memutuskan.





June 11, 2009 at 3:14 pm
GREAT!! keep moving forward wik.. flying like an eagle..
June 11, 2009 at 3:17 pm
Well done my brotha….take it or leave it. Suka banget tuh dengan sikapmu. Kesempatan masih ada dan tentunya kesempatan akan cepat berubah. Selagi masih ada kemampuan untuk mengambil kesempatan ini, maksimalkan apa-apa yang menjadi keyakinanmu (huff…..sambil menyemangati diri sendiri nie).
Mati berjuang lebih baik daripada hidup sia-sia
June 12, 2009 at 1:23 pm
mhmmmmm……mhmmmmmm boelh saya coba mas…..
Bbrp waktu saya bakal bimbang jg buat yg ini
August 31, 2009 at 2:16 pm
mantap wik… ambil saja dulu n see what happen next